JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak ambil pusing dengan sikap Partai Demokrat yang sepertinya sudah tak betah di dalam Koalisi Adil dan Makmur. Partai berlambang bintang mercy itu dipersilakan untuk keluar dari BPN jika memang ingin bergabung ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
“Yaitu silakan aja,” kata Juru debat BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria kepada Okezone, Minggu (5/5/2019).
Sebagaimana diketahui, TKN Jokowi-Ma’ruf bersedia menampung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat, jika kedua partai itu memang berhasrat keluar dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno usai kontestasi Pilpres 2019 selesai. Namun, syaratnya PAN dan Demokrat harus berjanji untuk loyal terhadap komitmen yang disepakati bersama.
“Kami dari TKN sangat membuka diri pada teman – teman (PAN-Demokrat), sepanjang komitmennya harus jelas. Kenapa? Karena loyalitas itu dibutuhkan untuk membangun Indonesia ke depan,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani kepada Okezone, kemarin.
Baca Juga: BPN Bantah Pertemuan AHY dan Jokowi Bikin Prabowo Kecewa
Ia meminta kepada TKN Jokowi-Ma’ruf untuk tak terlalu jumawa hanya karena hasil penghitungan cepat atau quick count memenangkannya. Ketua DPP Partai Gerindra itu tetap meyakini bila jagoannya akan keluar menjadi pemenang pada perhelatan Pilpres 2019.