Igor menuturkan, wakil rakyat perempuan tidak pernah mencapai angka 30 persen. Bila menengok ke 2014, anggota DPR perempuan hanya 97 orang atau sekira 17,32 persen dari total 560 anggota DPR.
Secara demografi, sambungnya, jumlah penduduk perempuan mencapai lebih dari 50 persen penduduk Indonesia. Kata Igor, mereka sejatinya memerlukan suara untuk mewakili kepentingan mereka dalam pengambilan kebijakan.
“Oleh karena itu, harus terus dilakukan upaya yang masif, terstruktur dan sistematis menambah jumlah perempuan dalam daftar caleg demi peningkatan partisipasi politik perempuan,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra, Novita Dewi turut menyayangkan karena masih belum banyak perempuan yang terpilih di Pemilu 2019. Kendati, ia tetap bersyukur karena kuota 30 persen perempuan di parlemen.