KATTAKUNDY – Polisi Sri Lanka pada Minggu menemukan kamp seluas 10 hektar di Kota Kattakundy, sebelah timur Sri Lanka yang diduga digunakan para militan pelaku serangan teror mematikan pada Hari Paskah untuk berlatih menembak dan membuat bom.
Lahan yang dikelilingi tembok itu terletak di daerah perumahan yang miskin di pinggiran kota asal dari Zahran Hashim, tokoh yang diyakini memainkan pemain kunci dalam merencanakan serangan yang terjadi pada 21 April. ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman gereja dan hotel yang menewaskan lebih dari 250 orang itu.
Lokasi itu dilengkapi dengan menara pengawas empat lantai, serta pohon mangga, kandang ayam dan kandang kambing.
“Mereka ingin menunjukkan tempat ini normal. Jika seseorang datang untuk melihat, itu terlihat seperti sebuah peternakan. Tetapi apa yang mereka lakukan adalah terorisme, ”kata seorang perwira polisi senior di daerah Batticaloa sebagaimana dilansir Reuters, Senin (6/5/2019). Sumber itu meminta untuk agar namanya tidak disebutkan karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.
Polisi menemukan lubang peluru di dinding di satu sisi halaman, serta tabung panjang yang diduga digunakan untuk menyimpan bom, kata petugas itu. Dia juga mengatakan bahwa dua pemilik bidang tanah itu telah ditangkap.
(Rahman Asmardika)