Masih dikatakan Didi, yang menjadi otak kaburnya 30 tahanan tersebut yakni Iwan alias Oge dan Fahmi tersangka yang ditangkap karena menjadi bandar narkoba. Dugaan sementara gergaji yang digunakan untuk menjebol ventilasi di dapa oleh istri salah satu tahanan itu.
"Kita sedang dalami soal itu. Kita terus mengejar ke mana pun para tahanan tersebut melarikan diri," lanjut Didi.
“Kita buat tim sesuai dengan perintah Polda. Mudah-mudahan sisanya 22 masih bisa kita bawa kembali ke Mapolresta Palembang, ke depan akan kita lakukan optimalisasi terhadap penjagaan dan akan terus kita dalami kasus ini, karena dari penjagaan yang kami lakukan tidak mungkin tahanan bisa kabur,” tegas Didi kembali.
Hingga saat ini, tim khusus yang dibentuk baru berhasil menangkap 8 orang dari 30 orang tahanan yang kabur. Selain mendalami keterlibatan pihak luar, Polresta Palembang juga memeriksa anggota polisi yang berjaga pada saat itu karena ada indikasi kelalaian dalam bertugas.
(Awaludin)