WINA – Pemerintah Austria pada Kamis mewanti-wanti warganet untuk menjauhi tantangan mencium sapi yang beredar di daring, dan menyebutnya sebagai “gangguan yang berbahaya”. Peringatan itu muncul untuk mengatasi dampak yang mungkin muncul dari tantangan yang tengah populer di jejaring tersebut.
Sebuah aplikasi dari Swiss bernama Castl pada Rabu meluncurkan #KuhKussChallenge (Cow Kiss Challenge) atau tantangan untuk mencium sapi. Seperti namanya, tantangan itu mendorong pengguna di Swiss dan negara-negara berbahasa Jerman lainnya untuk mencium sapi - "dengan atau tanpa lidah" - demi mengumpulkan uang untuk keperluan amal.
Namun dalam sebuah pernyataan pada Kamis, Menteri Pertanian Austria Elisabeth Koestinger menyebut tantangan itu "gangguan berbahaya".
"Peternakan dan padang rumput bukanlah kebun untuk mengelus binatang - tindakan seperti ini dapat memiliki konsekuensi serius," tambah Koestinger sebagaimana diwartakan AFP, Jumat (17/5/2019). Dia mengatakan bahwa sapi bisa menjadi agresif ketika mempertahankan anak-anak mereka.
Menyeimbangkan kegiatan pariwisata dan peternak adalah topik sensitif di daerah pegunungan Austria, dengan keduanya menjadi pilar utama perekonomian daerah.