TKN menyesalkan kepada pihak-pihak yang mengklaim bahwa aksi-aksinya itu damai, tapi dalam kenyataannya justru aksinya berlangsung anarkis, pelemparan batu dan benda tajam, pembakaran dan memprovokasi aparat keamanan.
“Ini semua harus dihentikan. Bahkan harus ditelusuri secara tuntas aktor di belakang aksi-aksi perusuh tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pihaknya pun meminta aparat keamanan bertindak tegas kepada siapapun pihak yang menjadi otak di balik penggerak pelaku anarkis itu.
Baca Juga : Polisi Pukul Mundur Massa Aksi 22 Mei di Gereja Theresia