Sumaryono menjelaskan, RSCM merawat sekitar 47 pasien yang terluka saat kericuhan terjadi pada 21 sampai dengan 23 Mei. Korban berasal dari Jakarta, Depok dan satu orang berdomisili di Malang, Jawa Timur.
Baca juga: Ini Kondisi Jalan Jati Baru Menuju Slipi Pasca Aksi 22 Mei
Dari 47 korban itu, satu orang dinyatakan tewas. Meski demikian, RSCM tidak dapat memberi kesimpulan pasti penyebab kematian karena keluarga korban tidak mengizinkan autopsi.
Dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Forensik RSCM dr Ade Firmansyah Sugiharto mengatakan pihak rumah sakit hanya melakukan pemeriksaan luar untuk satu korban tewas.
Namun, ia menjelaskan hasil pemeriksaan luar itu bersifat rahasia sehingga tidak dapat disampaikan ke publik. RSCM telah melaporkan hasil pemeriksaan tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Senen.
(Fakhri Rezy)