"Ini sekarang kita lihat dia gunakan peluru tajam, ini belum ditembakkan ini. Ini peluru karet dan timah. Dan selongsongnya karet. Ini Diambil dr pasien operasi, dan satu lagi dari relawan," paparnya.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Sesalkan Penyerangan Tim Medisnya dalam Aksi 22 Mei
Jose pun mengimbau kepada pihak kepolisian untuk tidak lagi mengatur jalannya aksi demonstrasi seperti yang terjadi kemarin dengan melakukan perlawanan secara militer.
"Prosedur polisi itu, kita ambil dalam situasi perang titik kelola kita apalagi demo, demo itu tingkat ringan, bukan perlawanan militer. Cara pikir begitu," tutur Jose.
(Fiddy Anggriawan )