Peneliti LIPI Nilai Polri Telah Maksimal Amankan Massa Aksi 21-22 Mei

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Sabtu 25 Mei 2019 15:32 WIB
Polisi tetap berjaga di Bawaslu usai situasi kondusif pascaaksi 22 Mei. (Foto : Dede Kurniawan/Okezone)
Share :

Dia berkaca kepada krisis politik mulai dari tahun 1974 yang dikenal dengan peristiwa Malari, peristiwa 98 dan sampai saat ini polanya hampir sama. Ketika ada pihak-pihak secara politik kalah dan ingin bertahan menggunakan cara jalanan.

"Cara jalanan ini dibuat supaya ada trigger, supaya ada trigger untuk punya dampak politis lebih besar. Pada kasus yang sekarang ini yang terjadi adalah pengondisian lingkungan politis dari awal, pemilu curang, ini itulah, segala macam, terutama dengan hoaks," katanya.

Pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan Jokowi-Ma'ruf Amin pemenang lebih awal yakni pada Selasa (21/5/2019), sangat menguntungkan dari situasi keamanan.

"Kalau sesuai setting pertama tanggal 22 Mei pasti meledak, lebih besar, akan lebih besar kerusuhannya," ucap Kiki.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya