Sebanyak 1.500 tentara yang dikerahkan tersebut di antaranya termasuk personel yang mengelola sistem pertahanan rudal, pengawas udara untuk mendeteksi ancaman dan insinyur untuk membentengi pertahanan, serta skuadron jet tempur.
Baca juga: Diancam Trump, Menlu: Iran Telah Berdiri Tegak Selama Ribuan Tahun
“Kami ingin memiliki perlindungan di Timur Tengah. Kami akan mengirimkan sejumlah kecil pasukan,"kata Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih sebelum berangkat kunjungan ke Jepang.
Sementara itu, pakar Barat menyebutkan Iran sering melebih-lebihkan kemampuan senjatanya, meskipun ada kekhawatiran tentang program misilnya dan khususnya rudal balistik jangka panjangnya.
(Fakhri Rezy)