Pelaku Bom Bunuh Diri Pospam Kartasura Disebut Bukan Direkrut Secara Khusus

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Rabu 05 Juni 2019 07:32 WIB
Lokasi bom bunuh diri di Pospam Ketasuro (foto: Bram/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pengamat militer dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi senada dengan prediksi Polri soal pelaku bom bunuh diri Pos pemantauan mudik Lebaran Tugu Kartasura, Solo, Jawa Tengah, merupakan seorang yang amatiran dalam menebar teror.

Menurut Khairul, pelaku bukanlah seseorang yang direkrut secara khusus oleh kelompok teror di Indonesia maupun luar negeri. Pasalnya, pelaku bernama Rofik Asharudin itu tampak sebagai kelompok penggemar yang terinspirasi paham kekerasan ekstrim ISIS.

"Saya cenderung menduga pelaku bukanlah seseorang yang direkrut secara khusus melainkan justru mengakses informasi 'auto-propaganda' dan 'auto-instigasi' dari internet atau media sosial. Nah, menarik jika kita bisa mengetahui lebih jelas latar belakang dan motifnya," kata Khairul kepada Okezone, Jakarta, Rabu (5/6/2019).

 

Khairul berpandangan, selama ini memang anak muda dewasa ini lebih banyak tertarik dengan hal semacam itu. Mereka lebih terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru, lebih penasaran dan memiliki akses informasi yang lebih baik.

"Di sisi lain, mereka juga lebih mudah mengalami hal yg disebut sebagai deprivasi relatif atau kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Itu kerap membuat mereka kemudian gagal berpikir kritis, dangkal serta banal dalam menilai dan menghakimi sesuatu," papar Khairul.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya