SEMARANG - Aksi teror bom bunuh diri yang menyasar Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran di Tugu Kartosuro, Sukoharjo, pada Senin 3 Juni malam, menggegerkan warga. Tak ada polisi yang terluka. Korban satu-satunya adalah terduga pelaku yang menderita luka serius.
"Ini (bom bunuh diri) merupakan bentuk akumulasi dari pembelajaran jihad, tentang ISIS, tentang Daulah yang tidak paripurna," ujar peneliti terorisme Najahan Musyafak kepada Okezone, Kamis (6/6/2019).
"Kalau paripurna tidak seperti ini. Kalau paripurna tentu melihat persoalan ini secara komprehensif. Ini memandang Daulah dari satu sisi saja, memandang Khilafah barusan saja, atau spirit keagamaan cukup tinggi tapi kemudian tidak imbang antara spirit ilmu yang dimiliki," beber dia.