Ia menyebutkan Skadron 34 memiliki personel 71 orang terdiri navigator dan 4 pesawat.
"Kita tempatkan di sini empat. Sambil kita menunggu kita lagi mengadakan pesawat baru. sehingga menjadi 5 pesawat. Yang baru harus menunggu satu sampai dua tahun sudah ada pesawatnya," lanjut Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Pembentukan Skadron diharapkan mampu membantu operasi-operasi militer di Indonesia.
"Yang penting dulu pemeretaan untuk seluuruh Indonesia. Secara teknis mesin lebih baru. Banyak kelebihannya. Pangkalan-pangkalan yang tepat sesuai kondisi strategis ditempatkan," ungkapnya.
(Edi Hidayat)