RIO DE JANEIRO – Gubernur Rio de Janeiro, Brasil, Wilson Witzel menyarankan penggunaan “rudal” untuk meledakkan para pelaku kriminal di wilayah kumuh paling brutal di salah satu kota terpadat di Brasil.
Dalam komentar yang disiarkan oleh RJTV pada Jumat, 14 Juni, Witzel mengatakan bahwa warga Rio de Janeiro hidup dalam sebuah “kondisi terorisme” karena kekerasan yang terjadi di kota itu. Rio de Janeiro tercatat memiliki jumlah tertinggi kasus pembunuhan polisi dalam tiga bulan pertama masa jabatan Witzel.
"Jika disetujui oleh PBB, di bagian lain dunia, kita akan memiliki otorisasi untuk mengirim rudal ke sana untuk meledakkan orang-orang itu," kata Witzel sebagaimana dilansir Channel News Asia, Senin (17/6/2019). Dia merujuk pada favela City of Go, Rio de Janeiro yang dikenal dengan kekerasannya seperti yang ditampilkan dalam film populer dengan nama yang sama pada 2002.
Komentar Witzel itu disampaikan menyusul terjadinya tembak menembak yang sengit antara polisi dan gangster di favela itu pada Rabu. Insiden itu menewaskan sedikitnya satu orang.
"Polisi kami tidak ingin membunuh, tetapi kami tidak ingin melihat adegan-adegan seperti yang kami saksikan di City of God," kata Witzel dalam sebuah acara di Kotamadya Nova Iguacu dekat Rio.