Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung menambahkan, konten yang dihadirkan pada Festival Isen Mulang kemarin memang lengkap. Terutama ragam budaya suku Dayak. Keunikan yang tersaji jelas memiliki daya tarik bagi wisatawan.
“Atraksi yang ditampilkan sangat menarik dan membuat event ini berlangsung meriah. Dalam bahasa lokal, Isen Mulang berarti tidak pernah mundur. Ini merupakan moto Palangka Raya yang menggambarkan keberanian masyarakat setempat,” terangnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Festival Isen Mulang menjadi momentum yang pas untuk membangkitkan industri pariwisata di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini kental dengan nuansa budaya yang dikemas dengan standar nasional.
“Sukses untuk Kalimantan Tengah. Tentunya kita tidak boleh berpuas diri hanya sampai di sini. Sebab, membangun pariwisata harus dilakukan secara berkelanjutan dan terus menerus. Gali semua potensi yang ada dan kembangkan. Semakin banyak destinasi, maka semakin banyak wisatawan yang mengunjungi,” tandasnya.
(Risna Nur Rahayu)