TEHERAN – Menteri telekomunikasi Iran mengatakan bahwa serangan siber yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap sasaran-sasaran di negaranya telah gagal. Pernyataan itu disampaikan setelah munculnya laporan bahwa Pentagon telah melancarkan serangan siber yang telah lama direncanakan untuk melumpuhkan sistem peluncuran roket Iran.
Ketegangan memuncak antara Teheran dan Washington setelah Presiden Donald Trump pada Jumat mengatakan bahwa dia telah membatalkan serangan militer ke Iran untuk membalas penembakan drone AS oleh Garda Nasional.
Namun, pada Kamis Yahoo News bahwa AS telah meluncurkan serangan siber, meski Trump tidak jadi melancarkan serangan konvensional.
Pada Sabtu, Washington Post mengatakan bahwa serangan siber, yang telah direncanakan sebelumnya, telah melumpuhkan sistem peluncuran roket Iran. Pejabat AS telah menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.
"Mereka berusaha keras, tetapi belum berhasil melakukan serangan," kata Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi melalui Twitter, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (24/6/2019).