"Kami nebeng gratis, kami duduk di tengah (bak) truk," katanya.
Rekan RJ lainnya, AD (16) yang juga berasal dari Jawa Barat mengaku tahu ada aksi tersebut dari selebaran undangan Tahlil Akbar yang beredar di media sosial.
"Tidak ada yang menyuruh kami datang, ke sini karena panggilan hati, ingin imam besar Habib Rizieq Shihab bisa pulang ke Indonesia," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)