Tetapi Iran mengeluhkan penarikan diri dan pemberlakuan kembali sanksi-sanksi ekonomi secara unilateral, yang merugikan perekonomian negar itu.
Iran pada 8 Mei lalu mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan terus menerus berkomitmen untuk menghormati syarat-syarat kesepakatan tentang program cadangan uranium dan cadangan air berat yang diperkaya.
Duta Besar Iran Untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengatakan JCPOA "kini berada dalam titik kritis’’ dan bahwa langkah-langkah yang telah diumumkan Iran merupakan "langkah minimum’’ yang dapat diambil dalam menghadapi tindakan Amerika.
(Rachmat Fahzry)