PARIS - Eropa pada Rabu (26/6), mendesak Iran untuk tetap melanjutkan komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir 2015 dan tidak mengesampingkan hal itu untuk membalas pemberlakukan kembali sanksi-sanksi ekonomi Amerika.
"Saat ini mungkin merupakan titik kritis bagi masa depan JCPOA,’’ ujar Duta Besar Uni Eropa Untuk PBB Joao Vale de Almeida.
"Meskipun demikian harus diingat bahwa JCPOA merupakan perjanjian nuklir yang sempat berjalan dan mencapai tujuan-tujuannya. Tidak ada alternatif yang kredibel dan damai,’’ tegasnya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang meninjau implementasi perjanjian itu.
Ditambahkannya, Uni Eropa bersama dengan mitra-mitra komunitas internasional lainnya akan terus bekerja "tanpa henti’’ untuk mempertahankan kesepakatan selama Iran mematuhi komitmennya.
Eropa telah mengupayakan hal ini selama lebih dari satu tahun, pertama dengan berupaya meyakinkan Presiden Amerika Donald Trump untuk tidak menarik diri dari perjanjian itu, dan hal itu gagal. Dan kini berupaya membuat Iran tetap mematuhi perjanjian tersebut.
Baca: Teheran: Serangan Siber AS Terhadap Iran Telah Gagal
Baca: Donald Trump: Amerika Serikat Tidak Ingin Berperang dengan Iran