“Ini merupakan wadah anak anak muda Semarang yang penuh dengan ide dan kreativitas. Di ISNC anak muda tidak hanya menampilkan desain pakaian yang kreatif, namun juga sebagai penyampai pesan budaya dan sejarah. Dari Semarang dan 98 Kota di Indonesia untuk dunia,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung.
“Jangan lupa, unsur 3A-nya Semarang sangat oke. Atraksi, amenitas dan aksesibilitas di Semarang sudah tidak diragukan lagi. Atraksinya pun sudah mulai mumpuni,” timpal Kabid Area Jawa Kemenoar Wawan Gunawan.
Menpar Arief Yahya turut memberikan penilaian. Bagi Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu, ISNC 2019 merupakan salah satu kekayaan parade karnaval di Indonesia.
Karenanya, ISNC diyakini menjadi jembatan antara kesenian tradisional dengan modern. Kreasinya juga bisa lebih diterima di panggung internasional.
“Kalau soal kreasi kostum karnaval, Indonesia memang juara. Dari Jember Carnival, Banyuwangi Ethno Carnival, Malang Carnival, Batik Solo Carnival, nama-namanya sudah mendunia. ISNC sangat keren menambah satu lagi karnaval berlevel global. Semarang keren,” ucap Menpar Arief Yahya.
(Fahmi Firdaus )