Petinju yang akan terlibat di event ini berasal dari Australia. Tepatnya asal Negara Bagian Victoria. Kemudian dari Thailand, Filipina, dan Timor Leste.
Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap The Border Battle bisa menggerakkan wisatawan perbatasan untuk datang ke Kupang.
“Ini sajian berkelas. Sajian yang jrang ditemui. Di Timor Leste dan NTT, tinju adalah cabang idola. Jadi tidak salah jika The Border Battle digelar di sana. Apalagi, Kupang juga dikenal sebagai gudangnya petinju Tanah Air,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )