JAKARTA - Pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto pada Minggu, 14 Juli 2019 atau yang akrab disebut "Rekonsiliasi MRT" dinilai membuat kelompok antidemokrasi tersudut.
Pengamat politik, Rafif Pamenang Imawan, menilai pertemuan itu telah menutup ruang gerak mereka untuk menggalang dukungan.
Baca Juga: Rapat dengan Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Bahas Isi Pertemuannya dengan Jokowi
"Kelompok antidemokrasi tersudut usai pertemuan Jokowi dan Prabowo," ujar Rafif dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/7/2019).