Petugas kemudian mulai mengeruk saluran tersebut dan mengangkat sampah-sampah yang menyumbat lubang saluran. Sampahnya ada 10 karung yang sudah diangkat, tapi salurannya belum lancar sempurna.
“Sampah-sampah itu yang 10 karung memang bermacam-macam sampahnya. Ada celana dalam, baju, pampers termasuk kondom dan sebagainya. Kalau kondom sih banyak sekali. Cuma kan kemarin staf saya di sana lihat iya nih banyak kondom,” kata Subekti.
PAL Jaya mengakui bahwa sampah-sampah yang menyumbat saluran air tersebut berasal dari perkantoran dan gedung-gedung di kawasan Mega Kuningan.
(Salman Mardira)