Himpunan Pengusaha Nahdliyin Ingin Proteksi Usaha Kecil Menengah di Era Digital

Muhamad Rizky, Jurnalis
Minggu 21 Juli 2019 00:49 WIB
Konferensi pers Himpunan Pengusaha Nahdliyin (Rizky/Okezone)
Share :

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) merayakan hari lahir (Harlah) ke-8 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019) malam. Acara juga diisi dengan konsolidasi bersama pengurus daerah bertajuk "Sinergi Sumber Daya Komunitas Dengan Keunggulan Teknologi Digital Menggalang Arus Baru Ekonomi Indonesia".

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) HPN, Abdul Kholik mengatakan, HPN merupakan wadah bagi pengusaha Nahdliyin untuk membangun soliditas dan loyalitas bagi para pengusaha.

Kholik menyadari perkembangan didunia digital menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha khsusnya Nahdliyin untuk bisa bersaing. Dengan begitu menurutnya para pengusaha harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

"Tugas HPN tentu saja tidak akan bisa melawan kemajuan teknologi di bidang digital, tapi kita akan mencoba mengambil satu langkah yang kita anggap perlu untuk memproteksi," kata Kholik.

Kholik mengatakan, bisnis yang dikelola oleh pengusaha Nahdliyin mayoritas usaha ekonomi menengah ke bawah sehingga diperlukan cara untuk mengantisipasi pengusaha besar.

Untuk itu pihaknya menjalin kerjasama dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) guna mengantisipasi persaingan pengusaha yang besar dan yang kecil sehingga mendapat peluang yang sama.

"Kita juga harus mencari satu celah agar yang kecil ini juga dapat uang untuk hidup," ungkapnya.

Saat ini lanjut Kholik, persoalan digital ekonomi kian pesat baik dari pengusaha swasta maupun pemerintah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya