Kholik mencontohkan sistem e-katalog yang kini diberlakukan pemerintah memiliki dampak yang positif dan negatif bagi pengusaha Nahdliyin.
"Negatifnya para kontraktor kaum Nahdliyyin di lapangan yang biasanya punya kesempatan untuk mengerjakan proyek di samping pengadaan barang juga pemasangan, sekarang ini karena pengadaan barangnya di take over oleh e-katalog. Maka teman-teman di daerah para pengusaha itu hanya menikmati jasanya saja, ini banyak berdampak pada pengusaha kecil menengah kita di daerah-daerah," paparnya.
Begitu juga perkembangan teknologi usaha di bidang travel dan umrah yang belakangan ramai. Di sisi lain usaha ini juga banyak ditekuni oleh pengusaha Nahdliyin.
"Jadi kalo kita tidak mengambil sikap bagaimana membentengi para pengusaha Nahdliyyin kita habis dari dunia bisnis di umrah dan travel," tambahnya.
(Salman Mardira)