JAKARTA - Kepala Satuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Bogor, Tomi Elyus mengakui keberadaan handphone yang digunakan E untuk berkomunikasi dengan pihak Nunung dalam bertransaksi narkoba.
Tomi menjelaskan handphone tersebut didapat E setelah disembunyikan dalam tumpukan gula yang diberikan keluarganya saat menjenguk.
"(Ponsel) Itu disembunyikan dalam tumpukan gula. Gulanya dari keluarga," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kamis (25/7/2019).
Baca Juga: Nunung Dapat Narkoba dengan Modus Tempel di Bawah Flyover Cibinong