"Masih kami dalami (motif penembakan)," kata Argo saat dikonfirmasi terpisah.
Menurut Argo, sejauh ini, insiden tersebut diduga lantaran pelaku terpancing emosi oleh sikap korban. Lantaran tak terima sikap tersebut, Brigadir RT melepaskan tembakan tujuh kali yang berujung tewasnya Bripka RE.
“Awalnya Bripka RE mengamankan seorang pelaku tawuran inisial FZ beserta barang bukti berupa clurit ke Polsek Cimanggis. Lalu, orang tua FZ datang ke polsek didampingi Brigadir RT dan Brigadir R. Mereka meminta FZ dibebaskan, namun ditolak oleh Bripka RE. Sehingga membuat Brigadir RT emosi karena tidak terima,” papar Argo.
Baca juga: RS Polri Masih Autopsi Jenazah Bripka Rahmat Efendy