Menurutnya, modus penipuan yang dilakukan kali ini tergolong baru di Malang. Di mana, korban yang memiliki warung bebek tengah tutup untuk direnovasi.
"Ini memang modus baru di Malang. Kami masih dalami," tuturnya.
Namun, di aplikasi Grab food tersebut justru warung ini buka. Dari sanalah seorang driver Grab melaporkan kepada Riski akibat takut disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Benar saja, Riski beserta istrinya merugi hampir Rp40 juta lantaran tagihan oleh pihak Grab yang dikirimkan ke emailnya. Hal ini, karena terdapat transaksi fiktif senilai Rp2 - 3 juta per harinya, yang diduga dilakukan oleh driver Grab tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Lakukan Penipuan, 2 Anggota BIN Gadungan Diringkus Polisi dan TNI
(Arief Setyadi )