BACA JUGA: Pelaku Penembakan Massal Texas Terinspirasi Serangan Masjid di Christchurch
Rekaman yang di-posting di media sosial menunjukkan orang-orang berlari ketika puluhan suara tembakan bergema di jalan-jalan.
Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah seorang pria bersenjatakan senapan membunuh 20 orang dan melukai 26 lainnya dalam sebuah penembakan massal di El Paso, Texas. Serangan yang terjadi di sebuah toko Walmart pada Sabtu, 3 Agustus itu dilaporkan merupakan kejahatan bermotif kebencian rasial yang menargetkan orang-orang etnis Hispanik.
(Rahman Asmardika)