Polri Selisik Aplikasi Game yang Dipakai untuk Kejahatan Seksual Anak

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Senin 05 Agustus 2019 06:01 WIB
Handphone (Foto Reuters)
Share :

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya akan menelisik aplikasi permainan yang rawan digunakan untuk melakukan kejahatan seksual kepada anak. Aplikasi itu adalah HAGO.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menungkapkan bahwa aplikasi HAGO kerap dijadikan fasilitas untuk melakukan kejahatan seksual terhadap anak.

"Ya Dit Siber akan menginvestigasi case (kasus) tersebut," kata Dedi kepada Okezone, Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Dedi menjelaskan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan melakukan penelusuran terhadap informasi tersebut. Tujuannya untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat.

"Kami akan tindak segala bentuk kejahatan terhadap anak," ujar Dedi.

Baca Juga: Kominfo Panggil Pihak Aplikasi Game yang Rentan Dipakai untuk Kejahatan Seksual Anak

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Riki Arif Gunawan sebelumnya menyatakan, aplikasi permainan tersebut di dalamnya terdapat fasilitas percakapan yang dipakai untuk memasukkan nomor telefon pribadi.

Ia menerangkan, dari fasilitas percakapan yang tersedia dan nomor telefon yang diberikan oleh anak-anak dapat mempermudah para pelaku melakukan aksi pelecehan seksual kepada anak dalam aplikasi itu.

"Artinya monitoring sudah dilakukan oleh aplikasi itu bahwa dia akan mencabut atau menghilangkan nomor-nomor telepon di dalam itu," ujar Riki dalam Diksusi Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Child Grooming dan Darurat LGBT' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya