JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghormati putusan serta rekomendasi Ijtima Ulama IV yang salah satunya mengambil jarak dengan kekuasaan yang dianggap zalim. PKS memahami putusan itu merupakan bagian dari aspirasi masyarakat.
"Kami menghormati rekomemdasi Ijtima Ulama yang merupakan bagian dari aspirasi masyarakat," kata Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin kepada Okezone di Jakarta, Selasa (6/8/2019).
Senada dengan itu, PKS juga mendukung segala upaya yang mendorong upaya pengokohan ideologi negara, Pancasila dan keutuhan NKRI. "Kami mengajak seluruh elemen bangsa mari bersatu menatap masa depan," imbuh Suhud.
Selain mengambil jarak dengan kekuasaan zalim yang berdiri di atas kecurangan, Ijtima Ulama IV juga menyatakan menolak segala putusan hukum yang tidak memenuhi prinsip keadilan. Lalu juga meminta mencegah bangkitnya ideologi Marxisme, Komunisme, dan Leninisme.
Menolak segala bentuk tatanan ekonomi kapitalisme dan liberalisme di segala bidang termasuk penjualan aset negara terhadap asing dan memberikan kesempatan pribumi tanpa memandang suku dan agama untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri.