WAMENA - Keren! Mungkin itu satu kata yang bisa mengambarkan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2019. Bagai mana tidak, di hari pembukaannya saja FBLB langsung berhasil menorehkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori tas Noken terbesar di dunia. Panjangnya mencapai 30 meter. Lebih menarik lagi Noken tersebut diarak oleh 500 penari kolosal di Distrik Welesi, Rabu Siang (7/8/2019).
Penyerahan piagam rekor Muri diberikan oleh Senior Manajer MURI Yusuf Ngadri kepada Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua. FBLB sendiri resmi dibuka oleh Menteri Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Tampak mendampingi pada pembukaan tersebut Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.
"Fantastis. Saya memang tak pernah ragu terhadap atraksi yang disajikan FBLB. Kentalnya budaya menjadi sumber kekuatan yang tak ada habisnya mengisi festival ini," kata Menteri Pariwisata Arief yahya.
Menurut Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua, Noken tersebut merupakan kreasi dari 10 mamak dari suku Kurulu. Pengerjaannya pun membutuhkan ketelitian yang tinggi dan dikerjakan selama beberapa bulan.
Selain Noken raksasa, pada pembukaan tersebut juga ditampilkan berbagai seni budaya lainnya. Ada tari kolosal dengan didukung 500 penari, dan tentunya tarian perang dari Lembah Baliem yang legendaris. Penarinya sendiri berasal dari beberapa distrik di Kabupaten Jayawijaya.