Tim investigasi yang terdiri dari anggota siber, puslabfor, dan beberapa tenaga ahli dari berbagai akademisi akan meneliti 225 pembangkit listrik yang tersebar dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, hingga Jakarta.
"Ada dari direktorat siber, dari Puslabfor, dari Inafis, dan juga kita menggandeng ahli dari luar, ahli dari BPPT, ESDM, IPB dan juga ahli yang expert," ujar Dedi.
"Itu dalam rangka untuk mendalami proses kelistrikan dan tidak menutup kemungkinan apakah dalam proses investigasi ini ditemukan bentuk pelanggarannya, baik pidana, administrasi atau pun pelanggaran lainnya," katanya.
Baca Juga: Fadli Zon Minta PLN Diinvestigasi dan Diaudit
(Arief Setyadi )