OTT Suap Impor Bawang Dinilai Pintu Masuk KPK untuk Bongkar Kartel

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Kamis 08 Agustus 2019 22:53 WIB
Foto Ilustrasi shutterstock
Share :

 Baca juga: KPK Duga Transaksi Suap Impor Bawang Putih Melalui Money Changer

Kata Syaiful, semakin peraturan diperketat maka peluang pengusaha untuk mendapatkan izin impor secara terbuka dan fair semakin kecil, dan akhirnya banyak importir mencari jalan tikus untuk bisa mendapatkan kuota termasuk menyuap para pejabat negara yang mempunyai akses langsung penerbitan izin Impor.

"Bawang Putih menjadi bancakan Nasional karena keuntungannya menggiurkan jadi banyak pengusaha tergiur bermain di bawang putih. Sebenarnya harga bawang putih yang sempat tembus Rp80 ribu per kilo jika dihitung dari modal impor sebesar Rp14 ribu dapat dijual di bawah Rp20 Ribu, tapi harga sengaja direkayasa Rp25 ribu sampai Rp35 ribu sehingga konsumen dipaksa membeli dengan harga tidak wajar," tegas Syaiful.

Selain itu, sambung Syaiful, hal ini juga bisa sebagai momentum bagi Pemerintahan Jokowi periode kedua untuk mencabut atau merevisi semua peraturan yang memberi ruang bagi suburnya praktek KKN, monopoli dan kartel.

"Kami Almisbat sudah melaporkan ke KPPU mengenai dugaan rekayasa harga dan kartel," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya