TANGSEL - Ambrolnya turap yang berada di Kampung Jaletreng, RT03 RW03, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), membuat sekira 9 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di bawahnya mengungsi.
Kini kondisi turap yang ambrol itu dibiarkan terbengkalai tanpa perbaikan. Padahal kejadiannya telah berlangung cukup lama, yakni sejak sekira 5 bulan lalu. Longsoran terjadi diduga akibat rapuhnya kontruksi turap yang dibangun tak sesuai perencanaan.
Longsoran turap itu menyebabkan bangunan berupa kontrakan yang tepat berada di bawahnya terkena imbas. Material bebatuan dan tanah menerjang bagian belakang kontrakan warga. Septic tank serta saluran air pun tertimbun hingga tak dapat digunakan. Beruntung saat kejadian tak ada korban jiwa.
"Kejadiannya sudah sekira 5 bulan lalu, jadi itu ambrol dan menimpa bagian belakang kontrakan. Waktu itu untung nggak ada korban," ucap Hj Painah (77), pemilik kontrakan yang terkena material longsor kepada Okezone, Kamis (8/8/2019).