YOGYAKARTA - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 800 meter ke arah hulu Kali Gendol, pada pukul 18.44 WIB.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resminya, menyatakan luncuran awan panas guguran Merapi seismogram dengan amplitudo 62 mm dan durasi kurang lebih 80 detik.
Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Guguran Lava Sejauh 900 Meter
Berdasarkan pengamatan pada pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, BPPTKG mencatat dua kali gempa guguran dengan amplitudo 13-14 mm selama 61.8 - 69.7 detik. Selain itu, di gunung api teraktif di Indonesia tersebut juga terpantau asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah.
Cuaca di gunung itu berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat dengan suhu udara 16 - 21.5 derajat Celcius, kelembaban udara 29-87 persen, dan tekanan udara 569-708 mmHg.