JAKARTA - Tim Kemanusiaan Kabupaten Nduga yang terdiri dari relawan, LSM, dan juga perwakilan gereja meminta kepada pemerintah untuk menarik pasukan TNI dan Polri yang dikirim ke wilayah terjadinya konflik itu.
Pasalnya, hal itu diungkapkan oleh tim kemanusiaan karena merasa keberadaan aparat tersebut sebagai salah satu faktor yang menyebabkan kondisi di Nduga semakin tidak stabil dan mengakibatkan banyaknya korban berjatuhan.
"Presiden yang mewakili pemerintah pusat segera menarik pasukan TNI/Polri di seluruh wilayah Nduga sebagai aktor utama ketidakstabilan daerah yang mengakibatkan ribuan orang mengungsi," ujar Direktur Yayasan Teratai Hati Papua, Pater Jhon Jongga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).
Baca juga: JK Usulkan Serang Balik KKSB, Tim Kemanusiaan Nduga: Itu Sangat Keliru!
Lebih lanjut, Pater pun menyebutkan bahwa pasukan TNI dan Polri yang dikirimkan ke ke Nduga tidak mengetahui wilayah dan budaya secara mendalam mengenai daerah tersebut.