Tetapi ketika pasangan itu membuka peti mati, mereka mengklaim peti itu berisi sampah plastik, dan tidak jasad bayi di dalamnya.
Mereka kemudian kembali ke rumah sakit bersama kerabat lain dan menuntut penjelasan.
Setelah beradu argumen mendayung dengan karyawan rumah sakit, Hernandez dan istrinya akhirnya diberikan jasda bayi laki-laki. Tetapi mereka mengklaim bahwa mayat itu bukan milik putra mereka.
Para pejabat kesehatan wilayah tersebut akan membuka penyelidikan terkait kasus jasad bayi hilang misterius. Sementara pihak rumah sakit belum mengomentari tuduhan pasangan tersebut.
(Rachmat Fahzry)