Namun ia tak tahu apakah hasil perkawinan tak suci ini akan langgeng atau tidak. Namun yang pasti tokoh bangsa akan berupaya melakukan antisipasi agar radikalisme tak menguasai Tanah Air.
"Kalau tidak diantisipasi, Indonesia yang besar itu bisa porak poranda kalau kita tidak hati-hati di situ. Maka civil society-beyond Muhammadiyah, NU, dan semuanya, seperti Suluh Kebangsaan ini-memang harus mulai berpikir dan mestinya bukan hanya Suluh Bangsa tapi banyak civil society lain yang memikirkan itu. Karena kedua perkawianan itu bahaya sekali kalo kita gak hati-hati," pungkas Amin.
(Awaludin)