Terkait video cemarah UAS, Saidul mengatakan bahwa yang dilakukan dai kondang asal Asahan, Sumatera Utara itu merupakan kegiatan keagamaan yang digelar di tempat tertutup. Di mana, UAS menjawab salah satu simbol agama tertentu dari sudut pandang Islam yang ditanyakan salah satu jamaah.
"Video yang divirakan itu sudah tiga tahun lalu kejadiannya, tapi mengapa sekarang divirakan, tentu kita pertanyakan ini, apa motif, apa grand design. Jangan jangan ada muatan politik tertentu," imbuh Abdul Amin.
Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Juga Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Untuk itu, dia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut siapa pelaku yang sengaja memviralkan video kajian UAS di salah Masjid di Pekanbaru itu. Dia meminta agar tidak ada pecah belah antarumat beragama.
"Bukan UAS yang malah dikejar. Kita minta polisi mengusut siapa pertama yang menyebarkan video itu hingga jadi viral. Kita percaya polisi bisa mencari siapa pelaku yang memviralkannya biar jangan ada keresahan," ujarnya.
(Arief Setyadi )