Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK Kumpulkan Tokoh Perdamaian Poso-Ambon: Semua Sepakat Lawan Narasi Fitnah

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |14:13 WIB
JK Kumpulkan Tokoh Perdamaian Poso-Ambon: Semua Sepakat Lawan Narasi Fitnah
Jusuf Kalla kumpulkan tokoh perdamaian Poso dan Ambon (Foto: Jonathan S/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengumpulkan tokoh perdamaian kericuhan Poso dan Ambon, Selasa (22/4/2026). JK menyebut tokoh-tokoh itu bersepakat bahwa narasi fitnah terkait dirinya mesti dilawan.

Adapun hal itu berkaitan dengan ceramah JK di mimbar Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belakangan disorot dan dianggap menistakan agama. JK menegaskan, yang disampaikan di UGM merupakan refleksi dari konflik komunal beberapa tahun lalu.

"Mereka mengakui bahwa lebih hebat lagi daripada keadaan, lebih susah lagi. Jadi apa yang saya sampaikan ya keadaan pada waktu itu. Dan semua sepakat bahwa ini harus dilawan semua yang mau macam-macam itu," ujar JK di Jakarta, Selasa.

JK berharap tokoh lintas agama ini mampu menyosialisasikan maksud penting dari ceramahnya. Sehingga, masyarakat tidak terpecah belah oleh pihak-pihak yang menyebutnya menistakan agama.

"Teman para tokoh agama itu diharapkan untuk menyosialisasikan, tentu lewat Anda semua, media. Untuk apa itu, agar masyarakat memahami, jangan mau dipecah belah oleh orang-orang yang memfitnah itu," imbuh JK.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga meminta aparat kepolisian mencari tahu siapa pihak-pihak yang berusaha memotong ceramahnya sehingga menimbulkan kegaduhan. "Kita minta polisi dan juga ahli-ahli IT untuk meneliti ini, dari mana asalnya ini. Kan semua lewat IT. Siapa yang mula memasukkan dua kalimat itu? Yang 45 detik, eh 50 detik itu. Mengedarkan, siapa yang mengedarkan," pungkasnya.

Sejumlah tokoh agama yang pernah terlibat langsung dalam proses perdamaian Perjanjian Malino I dan Perjanjian Malino II turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement