Ketiga, sambung UAS, pengajian tersebut terjadi lebih dari tiga tahun lalu. Sebuah kajian subuh pada hari Sabtu di Masjid An-Nur Pekanbaru. Di mana, selepas pengajian selama satu jam akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan jamaah.
"Kenapa diviralkan sekarang? Kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik, saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut, karena saya tidak pernah merasa salah," tutur Ustadz Abdul Somad.
UAS memastikan, isi ceramah yang disampaikan itu sama sekali tidak ada keinginan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
(Edi Hidayat)