JAKARTA - Ada dua isu bernuasa SARA yang tengah membuat gaduh sesama warga negara. Pertama soal ceramah salib dari Ustadz Abdul Somad yang diviralkan, lalu tentang kericuhan Papua yang bermula penyebutan kalimat yang menyakiti hati.
Menyikapi hal tersebut, Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung meminta negara hadir melalui pemerintah yang mampu bertindak cepat dan adil agar kasus tersebut tidak bias dan meluas di tengah masyarakat Indonesia yang heterogen.
Menurutnya, jika hal ini terus terbiarkan, bangsa Indonesia akan terbagi menjadi kelompok-kelompok yang di mana satu dengan yang lainnya akan beradu kekuatan.
“Saya sangat sepakat dengan para pemuka Agama dan tokoh masyarakat yang menyatakan perdamaian dan saling memaafkan. Namun, negara juga harus hadir untuk menciptakan kenyamanan dan kesetaraan beragama dan berbudaya di antara sesama warga negara,” kata Martin, Kamis (22/8/2019).