JAKARTA - Wacana bergabungnya Bekasi dan Depok ke dalam Provinsi Jakarta menuai pro dan kontra dari sejumlah pihak beberapa waktu belakangan ini. Bekasi dan Depok mempunyai sejarah masing-masing hingga bisa berdiri menjadi kota sendiri. Bagaimana sejarah kedua kota tersebut?
Menurut Sejarawan Asvi Warman Adam, Kota Bekasi (tidak termasuk Kabupaten Bekasi) dahulunya merupakan bagian dari Jakarta. Oleh karenanya, dia sepakat jika Kota Bekasi bergabung dengan Jakarta.
Baca Juga: Pro-Kontra Wacana Kota Bekasi Gabung Jakarta
"Kota Bekasi (bukan Kabupaten Bekasi) dulu termasuk Jakarta. Oleh sebab itu bagus bila Kota Bekasi masuk Jakarta. Mungkin bisa disebut Jakarta Tenggara," kata Asvi kepada Okezone, Sabtu (24/8/2019).
Berdasarkan hasil penelusuran, Kota Bekasi pada era Kerajaan Tarumanegara memiliki nama bagasasi yang artinya sama dengan candrabaga yakni, nama sungai yang melintasi kota ini. Kota Bekasi merupakan bagian dari megapolitan Jabodetabek.
Bekasi sendiri baru dimekarkan menjadi Kota Administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 1981 dengan memiliki empat kecamatan.
Kota Administratif Bekasi diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada 20 April 1982. Wali Kota pertama saat itu yakni, H Soedjono. Tak lama, Kota Bekasi menjadi kota administratif yang berkembang pesat.