BARCELONA – Bom seberat 90 kilogram (kg) ditemukan di pantai Sant Sebastia membuat ribuan turis dievakuasi.
Imbas penemuan bom, pihak berwenang pada Senin (6/8) menutup pantai, sementara tim penjinak memindahkan bom ke lokasi dari bibir pantai.
Dalam operasi pemindahan bom jenis TNT, tim penjinak yang dipimpin oleh personel Angkatan Laut Spanyol, menggunakan jaring khusus untuk membawanya ke dasar laut yang lebih dalam.
Mengutip BBC News, Rabu (28/8/2019) bom yang merupakan peninggalan Perang Saudara Spanyol 1936-1939 itu, akhirnya diledakkan pada kedalaman 45 meter.
Bom itu ditemukan oleh aparat kepolisian pada Minggu (25/08) di kedalaman 25 meter di dasar laut, tidak jauh dari bibir pantai tersebut.
Otoritas keamanan Barcelona memutuskan menutup sebagian ruas pantai itu, Senin (26/08), ketika dilakukan proses pemindahan dan peledakan bom tersebut.
Menurut pemerintah kota Barcelona, bom tersebut merupakan peninggalan Perang Saudara 1936-1939.
Ketika itu, menurutnya, Barcelona dihujani bom oleh Angkatan Udara Italia yang mendukung rezim Jenderal Francisco Franco, yang akhirnya memenangkan konflik bersenjata tersebut.
Setelah bom itu diledakkan, otoritas kota itu membuka lagi akses Pantai Sant Sebastia untu para turis yang tiap tahun bisa mencapai satu juta jiwa.
(Rachmat Fahzry)