Otoritas keamanan Barcelona memutuskan menutup sebagian ruas pantai itu, Senin (26/08), ketika dilakukan proses pemindahan dan peledakan bom tersebut.
Menurut pemerintah kota Barcelona, bom tersebut merupakan peninggalan Perang Saudara 1936-1939.
Ketika itu, menurutnya, Barcelona dihujani bom oleh Angkatan Udara Italia yang mendukung rezim Jenderal Francisco Franco, yang akhirnya memenangkan konflik bersenjata tersebut.
Setelah bom itu diledakkan, otoritas kota itu membuka lagi akses Pantai Sant Sebastia untu para turis yang tiap tahun bisa mencapai satu juta jiwa.
(Rachmat Fahzry)