“Kapolda akan mengumumkan (tersangka dalam) satu atau dua hari ini," ujarnya.
Baca juga: Komnas HAM Didesak Usut Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua di Jatim
Sebagaimana diketahui, serangan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya diduga terjadi pada Sabtu 17 Agustus 2019, saat Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan dikepung oleh ormas dan aparat berbaju militer.
Baca juga: Kapolri Akui Kerusuhan di Manokwari Dipicu Peristiwa di Surabaya & Malang
Polisi saat itu menembakkan gas air mata ke asrama lalu menangkap 43 mahasiswa Papua. Ketika itu diduga beberapa oknum yang mengepung Asrama Papua mengeluarkan kata-kata rasis dan penghinaan etnis. Videonya belakangan viral.