Serta sreenshoot yang bertuliskan: "Mohon perhatian urgent kami butuh bantuan massa karena anak Papua akan melakukan perlawanan dan telah siap dengan senjata tajam dan panah. PENTING PENTING PENTING". Kalimat ini di-posting tersangka di akun group WA INFO KB FKPPI pada 17 Agustus 2019.
Baca Juga: Mengenal Tri Susanti, Mantan Caleg Gerindra Tersangka Rasisme ke Mahasiswa Papua
"Padahal tidak demikian. Bendera tidak robek, tiang yang patah. Berita hoaks ini memicu terjadinya kericuhan," terang Cecep pada wartawan saat jumpa pers di ruang Humas Polda Jatim, Kamis (29/8/2019).
(Khafid Mardiyansyah)