Cegah Banjir di Semarang, Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp504 Miliar

Taufik Budi, Jurnalis
Kamis 05 September 2019 01:42 WIB
Share :

SEMARANG – Banjir yang kerap melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, mengundang keprihatinan banyak pihak. Untuk mencegah banjir kembali terulang setiap memasuki musim hujan, pemerintah pusat memberikan bantuan mesin pompa beserta anggaran besar.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima hibah tersebut dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR di Jakarta, pada Rabu 4 September 2019. Hibah dengan nilai Rp504 miliar berupa saluran drainase, termasuk aset stasiun pompa dan retensi, rumah susun permanen di Kudu serta jalan desa.

“Kami hari ini mendapatkan bantuan untuk drainase cukup besar, Rp504 miliar dan juga pompa polder, lalu Rusunawa. Kami mengucapkan terima kasih dan ke depan mudah-mudahan masih cukup banyak supporting anggaran dari Cipta Karya khususnya untuk bisa membuat wilayah kita menjadi lebih baik dan lebih maju,” ungkap dia.

Pria yang akrab disapa Hendi itu pun berkomitmen untuk merawat dan mengelola aset-aset baru tersebut agar dapat berfungsi dengan baik.

“Tahun depan akan kita anggarkan untuk pemeliharaannya. Karena banyak orang awam mengatakan orang Indonesia pintar membangun tapi merawatnya kadang-kadang lupa. Lewat program ini kami berkewajiban untuk mengelola,” tegas dia.

Baca Juga : Faktor Human Error di Balik Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang

Hal senada disampaikan Dirjen Cipta Karya, Danis Hidayat Sumadilaga. Dia berharap aset hibah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemerintah daerah.

“Saya mengharapkan pemerintah daerah dapat lebih optimal dalam memanfaatkan serta memelihara. Bukan masalah aset saja, bukan operasi pemeliharaan saja tapi bagaimana sustainability keberlanjutan dari aset tersebut," ujar Danis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya