Dia mengatakan jumlah babi hutan bisa melebihi jumlah manusia di Pulau Besar jika situasinya tidak terkendali.
"Pulau Besar menjadi titik pendaratan bagi babi hutan sebelum mereka menyeberang ke daerah pesisir lainnya," ujar Norhizam.
Dia mengatakan, Departemen Satwa dan Taman Nasional Melaka (Perhilitan) sekarang fokus pada pemberantasan populasi babi hutan di Pulau Besar.
"Perhilitan membawa tiga penembak dalam sebuah misi untuk menyelamatkan Pulau Besar dari invasi babi hutan," katanya.
Norhizam mengatakan Pulau Besar adalah situs penting untuk Melaka dan dikaitkan dengan kisah-kisah mitos. Salah satunya yang paling populer legenda Putri Gunung Ledang.